UNAS tahun ini benar-benar menyita banyak mata media dari yang bocoran kunci sampai banyak SMA yang siswanya tidak lulus 100%. Bocornya kunci jawaban ternyata tidak menjamin para siswa itu lulus, ada 33 sekolah yang siswanya 100% tidak lulus dan sudah diketahui kalau 33 sekolah tersebut mencurangi UNAS. Para siswa itu ada yang mendapatkan bocoran langsung dari guru lewat sms dan ada juga yang didikte langsung dalam kelas ketika ujian berlangsung, namun ada juga yang mendapatkan kunci jawaban itu dari joki. Para guru itu berani memberikan kunci jawaban kepada murid-muridnya karena mereka takut kalau murid-murid mereka tidak lulus, namun kenyataan yang diterima oleh para siswa itu meleset dari mimpi mereka.
Lebih parahnya lagi semua PTN di malang tidak menerima siswa lulusan SMA 2 Ngawi dan SMAN Wungu Madiun, bahkan siswa yang lulus PMDK pun dicoret. Rektor-rektor PTN itu bilang mereka tidak menerima siswa-siswa itu karena mereka telah bersikap tidak jujur. Yang menerima imbas kebijakan dari para rektor PTN tersebut tidak hanya siswa yang lulus tahun ini, tapi kebijakan ini akan tetap berlaku untuk beberapa tahun kedepan.
Siapakah orang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya peristiwa ini????
Murid, guru, atau pemerintah????
Lebih parahnya lagi semua PTN di malang tidak menerima siswa lulusan SMA 2 Ngawi dan SMAN Wungu Madiun, bahkan siswa yang lulus PMDK pun dicoret. Rektor-rektor PTN itu bilang mereka tidak menerima siswa-siswa itu karena mereka telah bersikap tidak jujur. Yang menerima imbas kebijakan dari para rektor PTN tersebut tidak hanya siswa yang lulus tahun ini, tapi kebijakan ini akan tetap berlaku untuk beberapa tahun kedepan.
Siapakah orang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya peristiwa ini????
Murid, guru, atau pemerintah????

blognya bagus, cuman kepanjangan halamanya, coba di kasih read more. pasti lebih cakep.
BalasHapussalam kenal ya. artikelnya bagus.mampir ke blog sy ya...
BalasHapus